9 Juni
|
Efrem
dilahirkan di Mesopotamia sekitar tahun 306. Ia dibaptis ketika usianya
delapan belas tahun. Beberapa waktu kemudian, Efrem pergi ke pegunungan
dan menjadi seorang pertapa. Ia menemukan sebuah gua dekat kota Edessa
di Siria. Bajunya compang-camping dan ia hanya makan makanan hasil bumi.
Efrem
cepat sekali naik darah. Perlahan-lahan ia dapat menguasai dirinya.
Orang-orang yang berjumpa dengannya menyangka bahwa sudah watak dasarnya
ia seorang yang amat sabar. Efrem sering berkhotbah di Edessa. Apabila
ia berbicara tentang pengadilan Tuhan, umat yang mendengarnya menangis
tersedu-sedu. Ia akan mengatakan kepada mereka bahwa ia adalah seorang
pendosa besar. Dan sungguh demikianlah maksudnya, sebab sekali pun
ringan, dosa-dosa itu tampak berat baginya. Ketika St. Basilius
berjumpa dengannya, ia bertanya, “Engkaukah Efrem, hamba Yesus yang
termashyur itu?” Segera Efrem menjawab, “Akulah Efrem yang dengan tidak
layak berjalan menuju keselamatan.” Kemudian ia memohon serta menerima
nasehat dari St. Basilius mengenai bagaimana bertumbuh dalam hidup
rohani.
Efrem
menghabiskan waktunya dengan menulis buku-buku rohani. Ia menulis dalam
beberapa bahasa: Siria, Yunani, Latin dan Armenia. Karya tulisnya
sungguh sangatlah indah dan mendalam hingga diterjemahkan ke dalam
berbagai bahasa. Hingga sekarang orang masih membacanya. Efrem juga
menulis kidung-kidung pujian. Lagu-lagunya menjadi sangat populer.
Sementara orang menyanyikannya, mereka belajar banyak tentang iman
mereka. Itulah sebabnya St. Efrem dijuluki “harpa Roh Kudus”. Ia seorang
guru yang hebat, yang mengajar lewat tulisan-tulisannya, karena itulah
pada tahun 1920 ia digelari Pujangga Gereja. St. Efrem wafat pada bulan
Juni tahun 373.
“Ya
Yesus, melalui sakramen-Mu, kami setiap hari memeluk-Mu serta
menerima-Mu dalam tubuh kami; jadikan kami layak menikmati kebangkitan
yang kami rindukan. Kami telah menyimpan harta pusaka-Mu itu yang
tersembunyi dalam diri kami sejak kami menerima rahmat Sakramen
Pembaptisan; yang senantiasa diperkaya dengan Sakramen Perjamuan-Mu.” ~
St. Efrem
“diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin Pauline Books & Media.”

0 komentar:
Posting Komentar