Imam
Inggris ini terkenal sebagai seorang kudus, imam, biarawan, guru,
sekaligus penulis sejarah. Ia dilahirkan di Inggris pada tahun 673.
Orangtuanya mengirimkannya ke biara Benediktin setempat agar ia
memperoleh pendidikan yang baik. Beda begitu mencintai kehidupan biara
hingga ia sendiri kelak menjadi seorang biarawan. Ia tinggal di biara
yang sama sepanjang hidupnya.
St.
Beda amat mencintai Kitab Suci. Ia mengatakan bahwa mempelajari Kitab
Suci merupakan sukacita baginya. Ia senang mengajar serta menulis
tentangnya. Ketika ia semakin tua, penyakit yang menyerangnya memaksa
St. Beda tinggal di tempat tidur. Para murid datang berkumpul di sisi
pembaringannya untuk belajar Kitab Suci. Ia tetap mengajar mereka dan
juga mengerjakan terjemahan Injil St. Yohanes dari bahasa Latin ke
bahasa Inggris. Banyak orang tidak mengerti bahasa Latin. St. Beda ingin
agar orang banyak dapat membaca Sabda Yesus dalam bahasa mereka
sendiri.
Ketika
penyakitnya bertambah parah, St. Beda tahu bahwa ia akan segera pulang
kepada Tuhan. Para biarawannya akan sangat kehilangan dia. Ia tetap
terus bekerja walaupun sakitnya payah. Akhirnya, anak muda yang
menuliskan segala yang didiktekannya berkata kepadanya, “Bapa terkasih,
masih ada satu kalimat lagi yang belum diselesaikan.” “Tulislah segera.”
jawab Beda. Ketika kemudian pemuda itu berkata, “Sudah selesai”, orang
kudus itu menjawab, “Bagus! Kamu benar - sekarang sudah selesai.
Sekarang tolong bantu aku bangun. Aku ingin duduk memandang tempat di
mana aku biasa berdoa. Aku ingin memanggil Bapa Surgawi-ku.”
St.
Beda wafat tak lama kemudian, yaitu pada tanggal 25 Mei 735. Bukunya
yang paling terkenal, Sejarah Gereja Inggris, merupakan satu-satunya
sumber terlengkap sejarah Inggris di masa lampau. Orang menyebut Beda
dengan gelar kehormatan “Venerabilis” (Yang Pantas Dihormati). Ia juga
diangkat sebagai Pujangga Gereja.
Kata-kata
St Venerabilis Beda sendiri juga merupakan sumber inspirasi bagi kita:
“Senantiasa merupakan suatu sukacita bagiku untuk belajar, mengajar, dan
menulis.”
“diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin Pauline Books & Media.”

0 komentar:
Posting Komentar