26 Juli
|
St.
Yoakim dan St. Anna adalah orangtua Santa Perawan Maria. Mereka hidup
rukun, taat beribadah kepada Tuhan dan melakukan banyak perbuatan baik.
Namun demikian, ada satu hal yang membuat mereka sedih; Tuhan belum
memberi mereka seorang anak pun. Selama bertahun-tahun, Anna memohon
kepada Tuhan untuk memberinya anak. Ia berjanji untuk mempersembahkan
anaknya itu kelak kepada Tuhan. Ketika sudah lanjut umurnya, Tuhan
menjawab doa Anna dengan cara yang amat luar biasa, yang bahkan tidak
pernah terbayangkan olehnya. Anak yang lahir bagi St. Yoakim dan St.
Anna adalah Santa Perawan Maria Immaculata (=yang Dikandung Tanpa Dosa).
Perempuan yang paling kudus di antara semua perempuan ini akan menjadi
Bunda Allah. Anna merawat Maria kecil dengan penuh kasih sayang selama
beberapa tahun. Kemudian dipersembahkannya puterinya itu kepada Tuhan,
seperti yang telah dijanjikannya. Maria tinggal di Bait Allah di
Yerusalem. Yoakim dan Anna melanjutkan kehidupan mereka dengan berdoa
hingga tiba saatnya Tuhan memanggil mereka pulang ke rumah Bapa di
surga.
Umat
Kristiani senantiasa menghormati St. Anna secara istimewa. Banyak
gereja indah dibangun untuk menghormatinya. Salah satunya yang mungkin
paling terkenal adalah Gereja St. Anne de Beaupre di Kanada. Banyak
orang pergi ke sana sepanjang tahun untuk memohon bantuan doa St. Anna
dalam menanggung beban hidup mereka.
Marilah pada hari ini kita berdoa untuk kakek dan nenek kita.
“diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin Pauline Books & Media.”

0 komentar:
Posting Komentar