Yohanes
Eudes dilahirkan di Normandy, Perancis pada tahun 1601. Ia adalah
putera sulung seorang petani. Bahkan sejak masih kanak-kanak, Yohanes
telah berusaha meniru teladan Yesus dalam memperlakukan keluarga,
teman-teman serta para tetangganya. Ketika usianya sembilan tahun,
seorang anak lelaki menampar wajahnya. Yohanes merasa amat marah.
Tetapi, kemudian ia ingat akan sabda Yesus dalam Injil: berikan pipimu
satunya. Jadi, ia melakukannya.
Orangtua
Yohanes menghendaki putera mereka menikah dan memiliki keluarga. Dengan
lembut tapi tegas, Yohanes meyakinkan mereka bahwa ia dipanggil untuk
menjadi seorang imam. Ia masuk biara Ordo Pengkhotbah dan menerima
pendidikan calon imam. Setelah ditahbiskan sebagai imam, suatu wabah
penyakit menyerang Normandy. Wabah ganas itu mengakibatkan kesengsaraan
yang hebat dan juga kematian. Pastor Eudes menawarkan diri untuk
menolong mereka yang sakit, merawat baik jiwa maupun raga mereka. Di
kemudian hari, Pastor Eudes menjadi seorang pengkhotbah misi yang
populer di berbagai paroki. Sesungguhnya, sepanjang hidupnya ia
menyampaikan 110 khotbah misi. St. Yohanes juga berperan penting dalam
terbentuknya kongregasi-kongregasi religius: Kongregasi Suster-suster
dari Maria Bunda Berbelaskasihan (SCMM) dan Kongregasi Suster-suster
Gembala Baik (RGS). Pastor Eudes juga membentuk Kongregasi Yesus dan
Maria (CJM) bagi para imam. Kongregasi ini bertujuan melatih para pemuda
untuk menjadi imam paroki yang baik.
St.
Yohanes memiliki devosi yang kuat kepada Hati Yesus yang Mahakudus dan
Hati Maria yang Tak Bernoda. Ia menulis sebuah buku tentang
devosi-devosi tersebut. Yohanes jatuh sakit setelah menyampaikan suatu
khotbah terbuka dalam cuaca yang amat dingin. Ia tidak pernah sepenuhnya
sembuh kembali. Yohanes wafat pada tahun 1680. Ia dinyatakan “beato”
oleh Paus St. Pius X
pada tahun 1908. Paus menyebut Yohanes Eudes sebagai Rasul Devosi
kepada Hati Yesus yang Mahakudus dan kepada Hati Maria yang Tak Bernoda.
St. Yohanes Eudes dinyatakan kudus oleh Paus Pius XI pada tahun 1925.
“Para pengkhotbah memukul semak-semak. Para imam yang menerima pengakuan dosa menangkap burung-burungnya!” ~ St. Yohanes Eudes
“diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin Pauline Books & Media.”

0 komentar:
Posting Komentar