9 Oktober
|
St
Dionisius amat populer di Perancis. Ia diangkat sebagai santo pelindung
Perancis. Karena ia hidup di awal sejarah kekristenan - dalam abad
ketiga - kita tidak tahu sebanyak yang ingin kita ketahui tentangnya.
Yang
kita tahu, Dionisius dilahirkan di Italia. Ia datang ke Perancis dan
menjadi Uskup Paris. Ia tengah mewartakan Kabar Gembira Yesus ketika ia
dan dua rekannya wafat sebagai martir. Konon, rekannya itu adalah
seorang imam dan yang lainnya seorang diakon. Komunitas Kristiani
senantiasa mengenangkan para martir yang gagah berani ini. Pada awalnya,
mereka dapat membangun sebuah kapel kecil demi menghormati kemartiran
para kudus kita ini. Di kemudian hari, kapel tersebut menjadi sebuah
gereja besar, Gereja St Dionisius.
St
Dionisius dan kawan-kawannya mengingatkan kita akan baik laki-laki,
perempuan maupun anak-anak yang gagah berani yang telah mendahului kita.
Mereka mewariskan kepada kita teladan hidup mereka. Mereka juga
mengingatkan kita bahwa mereka akan membantu kita sekarang ini jika kita
memintanya.
Kegagah-beranian para martir ini tumbuh dari hidup setiap hari dalam kesetiaan pada semangat Injil.
“diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya atas ijin Pauline Books & Media.”

0 komentar:
Posting Komentar