20 Juli
|
Orang
kudus kita pada hari ini namanya tercantum dalam Kisah Para Rasul dalam
Kitab Suci. St Petrus menghendaki agar jabatan pelayanan Yudas
digantikan setelah kebangkitan Yesus. Petrus meminta komunitas untuk
mengusulkan seseorang. Ia menghendaki seorang yang senantiasa
bersama-sama dengan para murid, dari pembaptisan Yesus oleh Yohanes
sampai hari Yesus wafat dan terangkat ke sorga. Umat Kristiani perdana
mengusulkan dua orang; keduanya pantas menduduki jabatan rasul. Yang seorang adalah Yusuf yang disebut Barsabas, dan yang lain adalah Matias. “Salah seorang dari kedua orang ini akan menjadi saksi dengan kami tentang kebangkitan Yesus,” demikian kata Petrus.
Komunitas itu pun berdoa. “Ya Tuhan,” kata mereka, “Engkaulah
yang mengenal hati semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau
pilih dari kedua orang ini, untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu
kerasulan yang ditinggalkan Yudas.” Kemudian mereka membuang undi. Yang terpilih adalah Matias. Ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul. Tak banyak yang diketahui orang baik mengenai Matias maupun Yusuf Barsabas. Penulis Gereja awali, Eusebius, memasukkan Yusuf sebagai salah seorang dari ketujuhpuluh dua murid.
Segera para murid menyebar dan pergi ke berbagai tempat. Hal ini perlu guna menghindari penganiayaan. Diyakini bahwa Yusuf Barsabas mewartakan
Injil ke banyak tempat. Ia mengerahkan segenap kekuatan demi mewartakan
Kabar Gembira. Tak banyak lagi yang diketahui. Sesungguhnya, bahkan tak
didapati catatan mengenai kematiannya. Tetapi, cintanya bagi Gereja dan
baktinya, baik ia terpilih ataupun tidak, sungguh merupakan anugerah
bagi kita.
Ketika
terkadang kita merasa kurang dihargai atas apa yang telah kita lakukan,
kita dapat berdoa kepada Roh Kudus untuk membebaskan kita dari
keinginan untuk dipuji.
“disarikan dan diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya”

0 komentar:
Posting Komentar